Peduli Kemanusiaan, Mahasiswa Galang Dana Bantu Ibu Tidora Asal SBB Melawan Kangker

Pewarta : Ekdar Tella

Maluku,Mitratoday.com-Kisah pilu dialami oleh Ibu Tidora Mananuwe (45) perempun kelahiran Maluku SBB yang saat ini dipulangkan menetap di rumah lantaran kekurangan biaya perobatan ke Makasar.

Tidora yang beralamat di, Desa Solea Kecamatan Taniwel Timur Kabupaten Seram Bagian Barat ini di kabarkan mengidap Kangker pada Payudara bagian Kiri. Akibat dari peristiwa tersebut, lengan kirinya juga ikut membengkak, jari tangannya ikut membulat.

Pasalnya, Ibu Tidora penderita kangker di payudara ini pernah di rawat di Masohi, namun berdasarkan masalah pinansial, ia terpaksa di pulangkan ke Desa Solea SBB tempat ia berasal.

Melihat persoalan yang menimpa Wanita Solea SBB ini, Mahasiswa yang tergabung dalam Persekutuan Orang Basudara Asal Ueng di Tanah Rantau alias (UTOSOMUWA) melakukan aksi galang dana di Kota Ambon Jumat /5/3/2021. Pagi.

Turut hadir rekan rekan pergerakan lainnya di kota ambon, mereka melakukan aksi galang dana untuk membantu biaya perobatan ibu yang diduga mengidap kanker payudara tersebut di jalanan meski hanya bermodalkan poster juga karton.

Penggalangan dana tersebut di lakukan tepat Kota Ambon sejak Pagi tadi dan juga dilakukan di berbagai lokasi yang berbeda diantaranya samping Gong perdamaian dunia, pertigaan Trikora, pasar mardika.

Ketua Persekutuan Keluarga besar Utosomuwa Anjelin Melna Adriana Meute melalui Via Whatsap kepada Media ini menjelaskan bahwa, aksi yang tadi mereka lakukan itu atas dasar kepedulian terhadap Ibu Tidora Mananuwe yang sekarang ini sedang membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak yang memiliki rasa kepedulian yang sama.

“Jika Ibu Tidora Mananuwe ini sedang menderita penyakit kanker payudara dan sudah di rawat di RSUD Masohi. Namun, beliau dalam keadaan kritis yang memaksakan beliau harus melakukan tindakan medis yang lebih efektif.”Pungkasnya.

Persekutuan Keluarga besar UTOSOMUWA atau persekutuan orang basudarah asal Uweng gabungan di tanah rantau ini juga akan melakukan aksi penggalangan dana lanjutan di kemudian hari.”Ucap Anjelin.

Pada saat penggalangan dana mereka dibantu oleh teman teman pergerakan lainnya yang ada di kota Ambon. Aksi serupa juga menurutnya, tidak ada tendensi dari siapapun.”Melainkan aksi yang mereka lakukan adalah murni gerakan kemanusiaan dan didorong oleh rasa kepedulian yang terhadap sesama.”Cetusnya.

Tak hanya itu, Anjelin selaku Ketua Persekutuan dan juga seluruh sifitas Organisasi gabungan ini berharap agar kiranya ada perhatian khusus dari Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat serta para dermawan lainnya guna melihat persoalan yang saat ini menimpah Ibu Tidora.

“Kami berharap Pemda SBB dapat melihat persoalan kemanusiaan ini.” Tutup Anjelina Meute.

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close
Close