DaerahHeadlineLampungLampung Tengah

LSM LPAB Tunggu Sikap Pemkab Lamteng Terkait Kakam Kuto Winangun

Pewarta : Iswan

Lampung Tengah,Mitratoday.com-Media sosial sempat dihebohkan dengan beredarnya video Bermesraan Oknum Kepala Kampung Kuto Winangun bersama istri Kepala Dusun yang juga Kaur kampung setempat.

Dengan beredarnya Video ulah bejat Oknum Kepala Kampung tersebut Tuai cibiran dari LSM LPAB Lampung Tengah, Sofyan AS ST Mengecam keras kejadian tersebut.

Hal itu ia sampaikan pada saat di sambangi wartawan di kediaman nya pada 10 Agustus 2020.

“Ya maaf teman semua, itukan sudah viral sampai hari ini. Media sosial di hebohkan ulah perbuatan oknum kepala kampung Kuto Winangun Ruslan bersama Istri Kadusnya yang juga kaur kampung. Dari pengangkatan aparaturnya sangat nampak sekali keliru suaminya kadus lalu istrinya diangkat kaur,”ucapnya.

Sofyan menjelaskan bahwa serumah suami istri dijadikan Pamong Kampung semua, ada apa lagi kalau bukan untuk tujuan mempermudah dugaan hubungan terlarang. Seakan agar gampang peluk erat NR istri kepala dusun tersebut, itu sudah sangat menyalahi aturan indikasinya Nepotisme.

“Terlebih lagi perbuatan Mereka Berdua sudah sangat mencemarkan nama baik kampung dan bawa nama baik Kecamatan Sendang Agung Kabupaten Lampung Tengah. Yang lebih memperihatinkan nasib keluarga keduanya, karena sampai turun temurun video itu tetap aja ada di buka melalui internet,”Pungkasnya.

Dikatakan Sofyan, Divideo tersebut bukan telponnya yang disadap. Nampak terlihat kalau Kepala Kampung Ruslanlah yang merekam sendiri,”Nggak gampang sadap menyadap ponsel, KPK saja melalui surat permohonan mas,”Terang sofyan kepada wartawan.

Lalu menurut camat, kepala kampung sudah dipanggil Kabag hukum,”Ya itu sah saja, tapi kalau hanya dipanggil tidak ada tindakan keras untuk Kakam tersebut yah percuma saja, itukan sudah menjadi asumsi publik.”Tuturnya.

“Kalau pemerintah daerah Lampung Tengah tidak memberikan sanksi tegas kepada kakam tersebut, masyarakat pasti berasumsi lain. Jangan-jangan ada main dengan pemerintah daerah,”Tambahnya.

Ia juga mengakui bahwa, dihalaman facebooknya saja sudah ribuan yang memviralkan kejadian itu.“Di halaman facebook saya saja lebih kurang 350 kali di bagikan lebih dari 28.000 kali di tonton video kakam peluk erat kasi pemerintahannya yang sekaligus istri kepala dusunnya itu.”Bebernya.

“Ya ini perbuatan memalukan, untuk sementara kita tunggu dulu kerja pemerintah daerah Lampung Tengah dan reaksi dari masyarakat sendang agung atas kejadian ini. Kalau memang nampak diam baru nanti kita gruduk Unras,” Terang Sofyan.

Menurut Sofyan, Kepala Kampung Kuto Winangun sangat tidak mengedepankan contoh-contoh yang baik kepada masyarakatnya,”Apa lagi yang dipakai karaoke tersebut penuh dugaan dari sumber anggaran dana desa dan dana desa, seperti bantuan pencegahan covid-19, biaya peningkatan SDM aparatur kampung, Kaur kampung, peningkatan kapasitas ketua Karang taruna, peningkatan kapasitas BPK, LPMK, dan biaya atministrasi perkantoran, itukan banyak di mark up,”beber sofyan.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button