DaerahHeadlineRejang LebongWisata

Objek Wisata Air Terjun Pemandian Punai Rejang Lebong Telah DI Buka

Rejang Lebong,Bengkulu-MitraToday.Com – Objek Wisata Air Terjun Pemandian Punai, Telah di buka pada awal tahun 2018 lalu dimana cukup banyak menawarkan keindahan serta kealamian untuk menarik minat para pengunjung, Terletak di desa lV Suku Menanti kecamatan Sindang Dataran Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.

‎Wisata Air Terjun Pemandian Punai, Pertama kali di buka bekerja sama dengan bubuk kopi sintaro untuk mempromosikan kelebihan serta kwalitas kedua prodaknya masing-masing dari desa lV Suku Menanti.

air terjun pemandian punai ini tidak begitu sulit untuk di kunjungi karena keberadaannya hanya 150 meter dari badan jalan utama lintas Beringin Tiga – Bengko, memiliki puluhan air terjun yang masih terjamin keaslian dan kealamiannya bahkan ada salah satunya dari puluhan air terjun yang bersuhu panas, di jelaskan ferison salah seorang warga setempat.

“Akses jalan menuju Air Terjun Pemandian Punai, sudah di bangun jalan pengerasan oleh pihak desa yang menganggarkan melalui dana desa ( DD ) tahun anggaran 2017 dengan nilai total 25 Juta Rupiah yang di realisasikan melalui badan usaha milik desa ( BUMDES ) yang di kelolah oleh Sudirman selaku ketua Bumdes,”jelas Jumari Kepala Desa.

Wisata tersebut memang sudah 3 bulan kita buka, pengunjung pun sudah mulai banyak berdatangan, kita anggarkan lewat bumdes untuk akses pembangunan pengerasan jalan menuju Air Terjun Pemandian Punai tersebut.

karena statusnya sudah di hibakan kepada desa oleh pemilik lahan, namun untuk sementara status kepemilikan lahan wisata air terjun pemandian punai masih hak milik warga dan dikelolah secara pribadi oleh Sudirman pemilik lahan.

“Kita selaku pemerintah desa lV Suku Menanti tetap akan mensuports wisata tersebut, namun ketika di pertanyakan sudah terdaftar atau belum di dinas pariwisata Jumari mengatakan belum di daftarkan tetapi sudah di laporkan secara lisan oleh pak Sudirman kepada pihak dinas pariwisata kabupaten rejang lebong.

sedangkan pihak pemerintah desa untuk saat ini masih menunggu rekomendasi surat penyerahan dari pemilik lahan kepada pihak pemerintah desa, Tambah Jumari Kepala Desa. (POPI)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button