AdvertorialDaerahHeadlineMalang

UKM Flash Masuk 30 Besar Kovablik 2021

Pewarta : Sigit

Malang,mitratoday.com-Pemkab Malang kembali membuktikan diri sebagai Pemerintahan dengan segudang inovasi Program Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM Flash) yang tengah dikembangkan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Ampelgading berhasil masuk 30 besar Top Inovasi Kovablik 2021.

Dengan berada di 30 besar Top Inovasi Kovablik 2021 menambah daftar panjang torehan prestasi Pemkab Malang baik ditingkat regional maupun nasional.

Kepala Biro Organisasi Pemprov Jatim Dr Ramliyanto, S.P.M.P kepada Mitrotaday.com mengatakan ada banyak hal yang menjadi alasan UKM Flash Kabupaten Malang masuk 30 besar top inovasi Kovablik tersebut.

Bagi kami di Pemprov Jatim, inovasi UKM Flash ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dan ini real ya karena beberapa waktu lalu tim penguji inovator Provinsi kita terjun ke Ampelgading untuk melihat secara langsung program ini di Masyarakat. Dan ini tanpa sepengetahuan mereka (Tim Puskesmas Ampelgading), real sekali,” kata Dr. Ramliyanto, disela-sela meninjau Pameran Inovasi Pelayanan Publik di Grand City Surabaya kamis (18/11/2021).

Tidak hanya, soal teknis saja, namun dari sisi penataan administrasi (Portopolio) lanjut Ramliyanto juga menjadi syarat utama lainnya , selain uji publik dan wawancara atau presentasi.

Meski demikian, beber Ramliyanto meminta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Malang untuk lebih memaksimalkan lagi inovasi UKM Flash agar dampaknya benar-benar dirasakan, tidak hanya masyarakat Ampelgading tapi seluruh masyarakat Kabupaten Malang.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Dr drg Arbani Mukti Wibowo saat dihubungi Mitratoday.com mengaku bersyukur atas capaian yang berhasil ditorehkan dengan masuk 30 besar Top Inovasi Kovablik 2021 tersebut.

“Alhamdulillah ya, ini berkat kerja keras kita semua terutama rekan-rekan di Puskesmas Ampelgading. Dan paling utama adalah support penuh dari Bupati dan Wakil Bupati Malang yang terus mendorong kami di Dinkes untuk berinovasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Malang. Hari ini telah kami buktikan,” ujar Arbani Mukti Wibowo.

Kendati telah berada di 30 top Inovasi Kovablik 2021, Arbani mengungkapkan, perjuangan belum selesai, karena tantangan kedepan bakal semakin berat. Butuh kerja keras, Ikhlas dan Tuntas agar Inovasi UKM Flash ini tidak berhenti disini saja.

Menurutnya, Inovasi UKM Flash harus terus dikembangkan, tidak hanya di Ampelgading tapi oleh seluruh Puskesmas di Kabupaten Malang agar bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malang.

“Inovasi ini kan upaya untuk mempermudah dan mencegah upaya tindakan yang bersifat kuratif ya, artinya lewat tindakan promotif dan preventif, keduanya bisa menekan biaya layanan kesehatan yang harus dikeluarkan masyarakat,” tutup Arbani Mukti Wibowo.

Terpisah Kepala Puskesmas Ampelgading dr.Rahmawati Dhaha, menjelaskan, prestasi tersebut dapat diperoleh lantaran dukungan besar dari semua pihak, terutama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.

“Tanpa dukungan dari Pimpinan kami gak bisa jalan, dan paling penting ini adalah hasil kerja keras kita semua terutama rekan-rekan di Puskesmas Ampelgading sehingga Inovasi UKM Flash ini bisa berada di 30 Top Inovasi Kovablik 2021,”kata Rahmawati Dhaha.

Atas capaian tersebut, Rahmawati berharap adanya dukungan yang lebih besar dari Pemerintah, sehingga Inovasi UKM Flash tersebut bisa dikembangkan diseluruh Puskesmas dan menjadi Ikon Kabupaten Malang.

“Kami kira harapan ini gak muluk-muluk ya, karena dengan cara yang mudah, dan kemauan para kader kesehatan untuk menggunakan aplikasi ini maka kita bisa melakukan deteksi dini lewat screening yang dilakukan di masyarakat,” pungkas dr Rahmawati Dhaha.

Penganugerahan penghargaan Top 30 Inovasi Kovablik 2021 itu sendiri rencananya bakal diserahkan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Malang HM.Sanusi jumat besok (19/11/2021) di Grand City Surabaya.(Adv).

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button